DPRD Minta Pemkab Perhatikan Petani Ikan Pasca Longsor di Cibunian

Read Time:58 Second

BOGORUPDATE.ID — Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Fikri Hudi Oktiarwan, meminta agar Pemerintah Kabupaten Bogor tidak hanya memperhatikan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saja, tapi juga banyak petani ikan yang terdampak longsor dan banjir bandang beberapa waktu yang lalu,juga perlu dibantu. Hal itu disampaikannya di Dramaga, Selasa (5/7/2022).

“Pemkab jangan hanya fokus pada penanggulanagan akibat penyebaran PMK. Di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, kerugian yang diderita oleh petani ikan mencapai ribuan ton. Ikan mas, ikan nila, yang mereka budidayakan, habis tersapu longsor dan banjir bandang,” ucap Haji Fikri, demikian ia biasa dipanggil.

Ia menambahkan, bukan saja kerugian karena ikannya yang hilang terbawa air, akan tetapi sarana kolam yang hancur juga perlu menjadi perhatian Pemkab, karena menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat yang sehari-hari berprofesi sebagai peternak.

“Dalam hal penanganan pasca bencana, masyarakat perlu dibantu untuk memperbaiki sarana yang semula mereka miliki. Agar bisa kembali untuk menjalankan usahanya,” tambah Ketua Fraksi PKS ini.

Longsor pekan lalu membuat 371 warga terdampak. Mereka mengungsi di mushala dan di rumah saudaranya.

Kecamatan Pamijahan adalah daerah zona merah rawan banjir dan longsor. Dari 15 desa, 4 desa masuk zona merah, yakni Desa Purwabakti, Cibunian, Ciasmara, dan Ciasihan.

 

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.