17 January 2022

Bogorupdate.id | Info Bogor Terkini

Komisi II DPR : Fokuskan Pemekaran Bogor Barat dan Bogor Timur

BOGORUPDATE.ID -Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto mengatakan, saat ini yang lebih dulu difokuskan adalah pemekaran Bogor. Karena saat ini ia melihat Kota Hujan tersebut sudah padat penduduk.

“Memang Bogor sudah sangat padat, terpadat di dunialah kalau Bogor itu, Kabupaten Bogor ya lima juta lebih (penduduknya),” ujar Yandri kepada wartawan, Kamis (22/8).

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, saat ini fokus utama Bogor adalah melakukan pemekaran di dua wilayah. Sehingga kota Bogor tidak padat penduduk. Misalnya pemekaran di Bogor Barat dan Timur.

“Kalau menurut saya yang paling penting itu Bogor aja dulu yang dimekarkan, Bogor Barat dan Bogor Timur. Itu kan semua sudah lengkap semua syaratnya,” katanya.

Yandri berujar, Komisi II DPR sudah sejak lama mengusulkan adanya pemekaran tersebut. Mengingat kota Bogor sudah sangat padat penduduknya. Sehingga pemekaran memang dianggap perlu bagi Kota Hujan tersebut.

“Komisi II ini telah merekomendasikan dari awal sebetulnya Bogor itu kebutuhan mendesak untuk dimekarkan,” pungkasnya.

Baca Juga : Pengamat : Bima Arya Incar Kursi Menteri dengan Wacana Provinsi Bogor Raya

Sebelumnya, Wali Kota Bogor Bima Arya memaparkan usulan untuk menyatukan Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi menjadi satu provinsi bernama Bogor Raya. Jakarta juga bisa ikut bergabung. Mengingat jarak Jakarta dan Bogor sangat berdekatan.

“Jadi opsi semakin banyak, awalnya hanya meluas wilayah Kota Bogor dan Kabupaten, kemudian ditambah usulan provinsi baru ditambah Bogor, apakah Bogor bergabung provinsi baru, apakah gabung Jakarta,” ujar Bima.

Untuk menindaklanjuti wacana Provinsi Bogor Raya ini, Bima mengaku akan melakukan kajian secara akademis. Hal itu dilakukan dengan melibatkan Institut Pertanian Bogor (IPB), bupati, dan pemerintah kota. Ia berharap agar kajian ini tak hanya berangkat dari kepentingan politik melainkan didasarkan pada kajian akademis yang matang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *