17 January 2022

Bogorupdate.id | Info Bogor Terkini

Ombudsman Nilai DLH Kabupaten Bogor Tak Sanggup Tangani Sungai Cileungsi

BOGORUPDATE.ID – Pencemaran di sungai Cileungsi kian parah, Ombudsman Jakarta Raya tinjau lokasi, Selasa (27/8/2019). Di sana mereka mendapati kondisi sungai yang tercemar limbah industri.

Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya, Teguh Nugroho menilai bahwa Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor tidak sanggup menangani permasalahan ini. Sidak dilakukan di beberapa titik yang ditenggarai sebagai awal mula terjadinya pencemaran yaitu Jembatan Wika, Jembatan Narogong di wilayah perbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi, serta Jembatan Pocong.

“Kami ingin melihat apakah DLH Kabupaten Bogor sudah mampu menangani pencemaran Sungai Cileungsi yang sesuai dengan tindakan korektif yang telah kami sarankan di awal tahun 2019 yang lalu. Dampak pencemaran sungai, biasanya lebih terasa di musim kemarau, dan karena itu kami melakukan Selasa kemaren,” ujar Teguh di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Menurut Teguh, pihaknya menemukan ratusan ikan sapu-sapu di satu titik. Kondisi air pun sudah menghitam disertai bau dan busa.

Baca Juga : Ahmad Fathoni dan RBA Gelar Gladi Bersih Upacara HUT ke-74 RI Merdekakan Sungai Cileungsi

“Di titik terakhir kami menemukan ratusan ikan sapu-sapu mati, itu di satu titik saja. Selain itu, air Sungai Cileungsi menghitam, berbau, dan berbusa,” ucap Teguh.

Ia menambahkan, biasanya ikan sapu akan bertahan pada kondisi air kotor. Namun kandungan polutan dari limbah domestik bisa menjadi indikasi beratnya pencemaran yang terjadi di Sungai Cileungsi sehingga membuatnya mati. Pihaknya tenggarai bahwa pencemaran berasal dari limbah kimia yang dihasilkan pabrik-pabrik setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *