Rencana Revitalisasi Pasar Citayam, Irvan Baihaqi Pertanyakan Kesiapan Perumda Pasar Tohaga

Read Time:2 Minute, 11 Second

BOGORUPDATE.ID — Kondisi pasar yang kumuh dan bau seolah menjadi ciri khas pasar Citayam. Posisi yang strategis berada di perbatasan Kabupaten Bogor dan Kota Depok menjadi salah satu potensi bagi pasar ini. Namun persoalan pun cukup kompleks, mulai dari status kepemilikan lahan, hingga masalah pendapatan.

Menurut rencana, pasar tersebut akan segera direvitaliasi setelah lebaran nanti. Pasar darurat pun tengah disiapkan di atas sebidang lahan di Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Menyikapi hal tersebut, Aggota Komisi II DPRD Kabupaten Bogor, Irvan Baihaqi Tabrani mempertanyakan kesanggupan pihak Perumda Pasar Tohaga untuk membangun kembali pasar tersebut.

“Kondisi saat ini memang sudah tidak layak karena pertama, izin HGU nya sudah habis dua tahun lalu dan status lahan ada dua kepemilikan yaitu milik Pemda Bogor dan Depok. Inilah yang menjadi pangkal kesemrawutan,” ucap Irvan.

Politikus PKS asal Kecamatan Bojonggede ini pun menambahkan, jumlah pedagang yang sudah membludak, antara kios dan kaki lima sudah tidak seimbang, bahkan banyak pedagang yang berjualan di lorong kios dan sepadan jalan. Selain itu, pasar tidak memiliki lahan parkir yang layak dan pengelolaan lahan parkir oleh swadaya masyarakat.

Selain masalah tersebut, kondisi kotor, becek dan kumuh karena bak sampah ada di muka pasar, dan letak pasar basah dan kering sudah bercampur. Ditambah lagi, PAD sangat kecil dan tidak sebanding dengan biaya operasional yang dikeluarkan. Lima hal inilah yang menjadi dasar pasar Citayam harus segera direvitalisasi.

“Pertanyaannya, apakah Perumda Pasar Tohaga mampu menjawab lima hal tadi jika tohaga membangun pasar baru?” tanya Irvan.

Saat rapat pembahasan LKPJ 2021 dengan Perumda pasar Tohaga di gedung paripurna, dia menyoroti rencana pembangunan pasar Citayam di antaranya alas pasar yang sebagian masih dimiliki Kota Depok.

“Bagaimana mau menata pasar baru kalau alas kepemilikan lahan sebagian besar masih dimiliki Depok. Dan ini yang menjadi salah satu sumber masalah yang saat ini jadi semrawut,” ucap pria yang akrab dipanggil Haji Irvan ini.

Oleh karena itu, pihaknya juga meminta agar Tohaga berkonsultasi dengan komisi II selaku mitra kerja.

“Saya minta Pak Dirut agar kooperatif dengan kami terkait rencana pembangunan pasar Citayam supaya ke depannya tidak terjadi masalah hukum dan sosial yang berujung pada kerugian bagi negara dan masyarakat khususnya penghuni pasar,” tegas Irvan

Dalam kesempatan terakhir juga, Irvan meminta terkait pasar Citayam harus menjadi rekomendasi Komisi II untuk di sampaikan ke pimpinan DPRD agar ditindaklanjuti dalam pembahasan LKPJ Bupati di badan anggaran DPRD kabupaten Bogor.

“Kita berharap, rencana pembangunan pasar Citayam yang baru bisa menjawab lima hal masalah di atas. Sehingga wajah Kabupaten Bogor akan terlihat bagus karena posisi pasar yang berbatasan dengan kota Depok. Kesan yang semula macet dan kumuh akan hilang dan tentunya bisa memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bogor,” pungkasnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published.