BOGORUPDATE.ID — Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Fraksi PKS kesal, pasalnya wakil rakyat yang sangat responsif terhadap aspirasi dan keluhan masyarakat Kabupaten Bogor ini membaca keluhan masyarakat terkait tingginya kenaikan tarif listrik.

Seperti yang sedang ramai diperbincangkan di jejaring media sosial, masyarakat terkejut atas tingginya kenaikan (diam-diam) tarif listrik yang harus mereka bayarkan di tengah berbagai kesulitan dalam kondisi pandemi covid 19.

H. Irvan Baihaqi Tabrani mengaku sejak tiga hari belakangan ini mendapat pertanyaan dari masyarakat terkait hal tersebut. “Sejak kemarin saya mendapatkan informasi terus-menerus dari masyarakat, kalau pembayaran listrik mereka naik berkali lipat,” kata Irvan kepada Bogorupdate.id, Ahad (7/6/2020).

“Ada yang awalnya hanya membayar Rp 200 sampai 300 ribu saja, tiba-tiba tagihan listrik masyarakat menjadi Rp 500 ribu. Bahkan ada yang sampai lebih dari satu juta,” tutur tokoh masyarakat Bojonggede itu.

Irvan meminta PLN segera memberikan klarifikasi atas informasi tersebut. Jika kenaikan yang drastis ini disengaja, maka sangat disayangkan seakan PLN menari di atas penderitaan rakyat. Apalagi di saat wabah corona yang telah merusak sendi ekonomi bangsa.

Pihaknya meminta PLN menjadikan UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen sebagai panduan untuk pelayanan yang terbaik. “Jangan sampai PLN mengambinghitamkan diamnya masyarakat yang bekerja dari rumah (WFH) sebagai acuan kenaikan tarif karena pemakaian yang meningkat.

“PLN jangan lupa untuk menunaikan kewajiban dan memberikan hak warga sebagaimana tercantum dalan Pasal 4 UU 8 tahun 1999. PLN harus taat hukum,” tutupnya. [Dull]

By Admin

One thought on “Tarif Listrik Naik, H. Irvan : PLN Jangan Menari di Atas Derita Rakyat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *