Juli 24, 2024

Jangan Takut Rugi
Maret 14, 2024 admin

Jangan Takut Rugi! Ini Cara Tepat Investasi untuk Pemula

Jangan Takut Rugi – Investasi untuk pemula bisa kamu lakukan sebagai cara tepat mengelola keuangan selain menabung di bank. Melalui investasi, kamu akan dapat imbal hasil yang bisa di kumpulkan untuk dana hari tua. Oleh sebab itu, investasi bersifat jangka panjang dan konsisten. Lalu, kamu salah besar jika beranggapan bahwa investasi harus di mulai dengan nominal jutaan. Tersedia investasi modal kecil yang bisa kamu ikuti mulai dari Rp100 ribu saja, sehingga tidak perlu takut rugi. Seperti empat jenis investasi berikut ini yang jadi contoh investasi modal kecil untuk kamu coba.

Mengenal Jenis Jenis Investasi Untuk Pemula

Untuk menemukan investasi yang paling cocok, berikut ini lima jenis investasi yang bisa kamu mulai dengan modal kecil sehingga tidak perlu khawatir akan mengalami kerugian.

Emas

Harga emas cenderung stabil dan bahkan meningkat setiap saat, sehingga kamu berpotensi untung apabila berinvestasi di instrumen satu ini. Adapun modal untuk investasi emas mulai dari Rp10 ribu saja

Kamu bisa memulai dengan nominal kecil terlebih dahulu, kemudian melanjutkan dengan nominal yang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan lebih banyak pula. Instrumen emas terdiri dari emas fisik atau emas digital, sehingga kamu bisa sesuaikan dengan preferensi saja.

P2p Lending

Selanjutnya, ada jenis investasi p2p lending yang cocok sebagai investasi untuk pemula karena praktis serta bisa dimulai bermodalkan Rp100 ribu. Investasi ini akan mengumpulkan sejumlah dana dari investor untuk kemudian di salurkan pada borrower, atau pihak yang menerima pendanaan

Kamu akan menerima dana investasi dengan imbal hasilnya ketika masa pendanaan sudah selesai. Kelebihan dari investasi p2p lending adalah kamu bisa melakukan crowdfunding dan lebih mudah melakukan mitigasi risiko dari investasi yang di lakukan.

Baca Juga : Jenis Investasi untuk Pemula yang Paling Populer

Reksadana

Investasi pemula yang satu ini juga menjadi opsi menarik jika kamu ingin memulai investasi tapi modalnya masih minim. Sebab, reksadana menyediakan opsi berinvestasi mulai dari Rp10 ribu

Adapun alur investasinya adalah manajer investasi akan mengumpulkan dana dari sejumlah investor, lalu mengelolanya ke berbagai instrumen seperti obligasi, pasar uang, serta saham

Lebih jelasnya, manajer investasi tersebut mengukur profil risiko kamu lalu menyebar modal, atau di versifikasi, ke instrumen yang paling cocok dengan hasil dari pertimbangan profil risiko agar mendapatkan keuntungan yang optimal.

Surat Berharga Negara (SBN)

Berikutnya, ada investasi SBN (Surat Berharga Negara) yang mulai banyak di minati khusunya oleh milenial. Bukan tanpa sebab, mengingat SBN cukup mudah karena investasinya bisa kamu lakukan secara online. Adapun investasi SBN ini merupakan investasi membeli surat utang dari pemerintah. Keuntungan yang di janjikan cukup besar, bisa di atas 6%. Keamananya pun terjamin sebab di atur oleh pemerintah

Investasi SBN terdiri dari SBR (Saving Bond Ritel) dalam bentuk obligasi negara, lalu ada ORI (Obligasi Negara Ritel) dalam bentuk Surat Utang Negara untuk investor ritel, hingga sukuk tabungan dalam bentuk Surat Berharga Syariah Negara.

Deposito

Satu lagi investasi untuk pemula yang cocok jika kamu mencari yang untung dan rendah risiko, yaitu deposito. Opsi ini merupakan investasi jangka panjang dengan kurun waktu mulai dari 1 bulan, 3 bulan, lalu 6 bulan, hingga 1 tahun maupun 2 tahun.

Kamu bisa melihat kebijakan bank yang ingin menjadi tujuan investasi depositonya agar tahu imbal hasil yang akan didapat. Umumnya, imbal hasil di mulai dari 4% hingga 7% per tahun dengan jumlah pajak 20%, yang berlaku untuk investasi deposito di atas Rp7 juta.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Jenis Investasi untuk Pemula
Februari 5, 2024 admin

Jenis Investasi untuk Pemula yang Paling Populer

Jenis Investasi untuk Pemula – Semakin hari masyarakat semakin sadar akan pentingnya keamanan finansial. Selain karena berkembangnya digitalisasi, hal tersebut juga didukung revolusi industri 4.0 yang mengedepankan aspek teknologi digital. Hal ini lah yang pada akhirnya mendorong terciptanya berbagai macam jenis investasi.

Banyaknya jenis investasi yang kini tersedia tentu membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menentukan investasi, apalagi untuk para pemula. Berikut ini beberapa jenis investasi untuk pemula yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda yang baru akan memulai berinvestasi.

Macam Macam Investasi Paling Diminati Masyarakat

1. Reksa Dana

Reksa dana merupaka jenis investasi untuk pemula yang cukup aman, apalagi untuk Anda yang memiliki waktu dan dana yang terbatas. Reksaa dana sendiri cocok bagi para investor pemula yang fokus mendapat fixed return dengan risiko yang minim dan bisa dimulai dengan modal yang tidak terlalu besar.

Ada beberapa jenis reksa dana yang bisa Anda pilih yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana saham, reksa dana syariah, reksa dana campuran, dan reksa dana pendapatan tetap. Anda bisa berinvestasi melalui perusahaan Manajer Investasi, Sekuritas, dan Bank yang menjadi Agen penjual reksa dana yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

2. Emas

Emas menjadi jenis investasi untuk para pemula yang baru mulai belajar berinvestasi. Selain cara investasinya yang mudah untuk dipahami, investasi emas juga memiliki kecenderungan nilai yang terus naik setiap tahunnya. Berbeda dengan mata uang kertas, nilai emas tidak akan tergerus inflasi. Kelebihan dari investasi emas lainnya adalah likuiditasnya yang tinggi, sehingga bisa di cairkan dengan cepat jika sedang membutuhkan dana.

Sebelum menjadikan emas sebagai investasi, Anda perlu cek harga emas di situs resmi Emas Antam, Pegadaian, marketplace, atau toko emas yang terpercaya. Setelah itu, Anda bisa menentukan apakah akan membeli langsung atau melalui online.

Baca Juga : Investasi untuk Pemula: Jenis Pilihan Aman dan Terpercaya

3. Saham

Investasi saham memang tergolong high risk, namun bukan berarti para pemula tidak bisa mencobanya. Anda tetap bisa memulainya dengan modal kecil terlebih dahulu atau berinvestasi dengan analisis fundamental yang memungkinkan para investor berinvestasi dalam jangka waktu yang panjang.

Bagi para pemula di sarankan untuk melakukan riset terlebih dahulu mengenai saham. Pilih saham yang memang sudah terbukti memiliki fundamental bagus, sehingga cocok untuk pemula. Investasi ini bisa menjadi media yang sangat efektif untuk para pemula belajar investasi.

4. Deposito

Deposito merupakan investasi yang keuntungannya bisa di ambil dalam jangka waktu tertentu. Investasi jenis ini juga memiliki risiko yang cenderung kecil karena merupakan jenis simpanan yang dij amin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sehingga cocok bagi para investor pemula.

Keuntungan yang di tawarkan dari investasi deposito pun berbeda-beda, tergantung pada kebijakan masing-masing bank. Apabila bank tempat Anda menyimpan deposito bangkrut, maka Anda akan tetap mendapatkan dana deposito secara utuh maksimal sebesar Rp 2 miliar dari LPS. Tentunya hal ini membuat Anda para investor pemula menjadi lebih yakin dan merasa aman saat ingin menginvestasikan uang.

5. Surat Berharga Negara (SBN)

Surat Berharga Negara atau obligasi saat ini sudah dapat dengan mudah di akses dan dibeli secara online. SBN adalah jenis investasi berupa surat utang yang bisa di beli dari pemerintah. Investasi ini terbilang cukup aman untuk pemula karena keuntungan yang cukup besar dan di jamin oleh pemerintah.

SBN berisi perjanjian antara pihak yang menerbitkan untuk membayar imbalan berupa kupon dan melunasi pokok utang kepada pembeli pada sesuai periode yang telah di tentukan. Ada 3 jenis SBN yaitu Saving Bond Ritel (SBR), berupa obligasi negara lalu sukuk tabungan, berupa Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan Obligasi negara ritel (ORI), berupa surat utang negara yang di jual pada investor ritel.

Share: Facebook Twitter Linkedin
Investasi untuk Pemula
Januari 16, 2024 admin

Investasi untuk Pemula: Jenis Pilihan Aman dan Terpercaya

Investasi untuk Pemula – Sebagai orang awam, gak sedikit yang beranggapan jika melakukan investasi harus menggunakan modal yang besar. Padahal ada banyak jenis investasi untuk pemula dengan modal mulai dari Rp50 ribu.

Dengan modal yang kecil, kita bisa memulai investasi kapan saja. Semakin cepat dilakukan maka keuntungan yang akan kita dapatkan juga semakin banyak.

Beberapa produk investasi yang cukup populer di kalangan anak muda seperti, reksadana, emas, deposito, hingga saham.

Selain keempat jenis investasi di atas, ada berbagai macam jenis investasi untuk pemula yang juga cukup menguntungkan, loh! Contohnya seperti Surat Berharga Negara, P2P Lending, dan juga Forex.

Jika masih merasa ragu-ragu, berikut beberapa rekomendasi jenis investasi yang cocok untuk pemula, aman, dan juga terpercaya.

Deposito

Investasi untuk pemula yang pertama adalah Deposito yang merupakan produk investasi berjangka yang keuntungannya bisa diambil dalam jangka waktu tertentu, yakni mulai dari 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Keuntungan yang diberikan deposito biasanya berbeda-beda, tergantung kebijakan pada masing-masing bank. Biasanya keuntungannya mulai dari 4-7% per tahun dengan pajak 20% untuk deposito dengan jumlah di atas Rp7 juta.

Investasi deposito cukup populer dan banyak di pilih karena termasuk jenis investasi aman dan minim resiko. Investasi berupa deposito cukup aman karena sudah di jamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Apabila bank tempat kita menyimpan deposito bangkrut, maka kita akan tetap mendapatkan dana deposito kita secara utuh maksimal sebesar Rp2 miliar dari LPS.

Deposito cocok digunakan untuk investasi dalam jangka pendek, misalnya untuk dana pendidikan anak atau dana untuk melahirkan, karena jangka waktunya tidak terlalu lama.

Reksadana

Reksadana merupakan instrumen investasi untuk pemula yang cukup populer dan sedang menjadi tren karena bisa melakukan investasi dengan modal mulai dari rendah. Keuntungan yang di dapat pun cukup menjanjikan, bisa mencapai 20% per tahun.

Nantinya, uang yang kita investasikan akan di kelola oleh manajer investasi profesional dengan menyebar modal yang kita investasikan di pasar uang untuk mendapatkan keuntungan.

Meskipun keuntungan yang di dapat cukup besar, namun hal ini bergantung pada harga instrumen investasi di pasar uang. Jika sedang turun, maka modal yang kita setorkan pun bisa berkurang.

Kini, sudah tersedia banyak reksadana online untuk pemula yang bisa kita pilih dan kelola dengan mudah. Jika kita ingin mendapatkan return yang besar, kita bisa memiliki reksadana saham dengan risiko yang cukup tinggi. Pastikan memilih manajer investasi terbaik dengan melihat track recordnya.

Investasi Emas

Emas masih jadi salah satu investasi untuk pemula yang di minati karena harganya yang cenderung naik, meskipun mengalami fluktuatif. Jika nilainya sedang turun, jumlahnya pun tidak terlalu signifikan.

Kelebihan investasi emas lainnya adalah likuiditas yang tinggi, sehingga bisa di carikan dengan cepat kapan saja jika sedang membutuhkan dana.

Sebaiknya pilih investasi emas untuk investasi jangka panjang hingga 10-20 tahun ke depan agar keuntungan yang di dapatkan juga lebih banyak. Misalnya untuk pendidikan anak hingga kuliah atau untuk dana haji.

Untuk memulai investasi emas, kita nggak harus langsung mengeluarkan uang banyak kok! Sebab, sudah tersedia program Cicil Emas Pegadaian yang cocok untuk kita yang baru saja memulai investasi emas.

Baca Juga : Strategi Berinvestasi Supaya Cuan dan Minim Risiko Kerugian

Dengan program ini, kita tak perlu khawatir saat dana yang kita miliki terbatas, karena kita bisa membeli emas batangan dengan mencicilnya setiap bulan.

Emas batangan yang di tawarkan mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. kita bisa memilih sesuai dengan kebutuhanmu dengan jangka angsuran mulai dari 3 bulan hingga 36 bulan.

Jika cicilanmu sudah lunas, maka kita bisa segera menerima emas batangan. Selain itu, emas batangan yang kita terima pun bisa di jual atau di gadaikan ke outlet Pegadaian terdekat. Cocok di gunakan jika ada kebutuhan dana yang mendesak.

Surat Berharga Negara (SBN)

Belakangan, investasi Surat Berharga Negara (SBN) juga mulai dilirik oleh kalangan millennial. Hal ini karena akses untuk membeli Surat Berharga Nasional sudah semakin mudah dan bisa di lakukan secara online.

Surat Berharga Nasional (SBN) adalah jenis investasi berupa surat utang yang bisa di beli dari pemerintah. Investasi jenis ini juga menjanjikan keuntungan yang cukup besar, yakni lebih dari 6% dan cukup aman karena di jamin oleh pemerintah.

Ada 3 jenis Surat Berharga Negara (SBN) yang bisa di pilih, yakni:

  • Saving Bond Ritel (SBR), berupa obligasi negara
  • Sukuk tabungan, berupa Surat Berharga Syariah Negara
  • Obligasi Negara Ritel (ORI), berupa Surat Utang Negara yang di jual pada investor ritel

Untuk melakukan investasi ini, modal yang harus kita keluarkan mulai dari Rp1 juta rupiah.

Keuntungan dari SBN bisa di dapatkan dengan 2 cara, yakni:

  • kita menyimpan Surat Berharga Negara (SBN) hingga jatuh tempo dan mendapatkan keuntungan dari nilai bunga sesuai dengan kesepakatan awal.
  • kita bisa menjual Surat Berharga Nasional (SBN) melalui pasar sekunder dengan harga tertentu, sehingga kita tetap mendapatkan keuntungan.

Investasi Saham

Saham juga bisa menjadi pilihan investasi terbaik karena keuntungannya yang cukup besar. Bahkan, beberapa orang terkaya di dunia juga bisa hidup mewah dari keuntungan investasi saham.

Namun, sebelum memulai investasi ini, pastikan kita mempelajarinya dengan benar, ya. Jangan sampai kita melakukan investasi saham dengan meminjam uang hingga ratusan juta, namun tidak bisa mengelolanya dengan baik dan malah mengalami kerugian yang cukup besar.

Biasanya, para pemula selalu tergiur dengan keuntungan saham yang tinggi yang selalu di gembor-gemborkan di media sosial. Sehingga mengambil tindakan terburu-buru dengan menginvestasikan seluruh modalnya tanpa melakukan riset dengan detail. Bukannya untung, malah buntung.

Sebelum masuk ke pasar saham, pastikan kita melakukan riset terlebih dahulu mengenai saham dan aturan mainnya, ya. Hal ini penting di lakukan karena saham merupakan investasi yang memiliki risiko tinggi dan penuh dengan spekulasi. kita bisa memilih jenis investasi saham untuk pemula yang sudah banyak di tawarkan.

P2P Lending

Peer to Peer Lending juga salah satu investasi yang mulai di lirik dan merupakan contoh investasi untuk pemula yang menguntungkan. Hal ini karena modal yang dibutuhkan minimum cuma Rp100 ribu aja.

Peer to Peer Lending sendiri adalah investasi dengan meminjamkan modal pada pihak lain, contohnya seperti pelaku UMKM. Nantinya, kita akan mendapatkan keuntungan dari bunga yang di tawarkan oleh peminjam.

Jika kita tertarik, pastikan kita memilih P2P Lending ini dengan tepat dan jelas aturannya, ya. Karena proses peminjaman melalui P2P Lending biasanya tidak menggunakan jaminan, sehingga risikonya cukup besar. Sebaiknya pilih P2P Lending yang sudah di awasi oleh OJK agar terjamin, ya.

Forex

Forex merupakan jenis investasi berupa jual beli mata uang. Transaksi forex bisa di lakukan kapan saja karena buka selama 24 jam dan merupakan pasar keuangan terbesar di dunia.

Salah satu keunggulan forex yang di sukai oleh para investor adalah tingginya likuiditas investasi, sehingga peluang untuk mendapatkan keuntungan besar juga tinggi.

Jika kita tertarik dengan investasi ini, pastikan kita memiliki broker forex resmi yang sudah terdaftar di Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

Tabungan emas online

Jika kita masih pemula dan khawatir tidak bisa menyimpan emas dalam bentuk fisik, kita bisa membuka tabungan emas secara online.

Sistem tabungan ini sama seperti tabungan biasa. kita bisa menyetorkan uang setiap bulannya dan akan di akumulasikan sesuai dengan harga emas. Misalnya, kita menabung sebanyak Rp10 juta, maka kita bisa mendapatkan sekitar 10,4 gram tabungan emas.

Contoh Tabungan Emas adalah di Pegadaian. Kita bisa membuka rekening mulai dari Rp50.000 saja di aplikasi Pegadaian Digital. Tabungan Emas Pegadaian mudah di cairkan dengan dijual atau di gadaikan. Jika di lakukan di cabang Pegadaian, kita bisa membeli emas melalui Tabungan Emas mulai 0,01 gram atau setara dengan Rp10.000-an, tergantung harga emas saat itu.

Share: Facebook Twitter Linkedin